?

Log in

Previous Entry | Next Entry

cats

author   : niya_yuuchan
cast        : Takaki Yuya, Arioka Daiki
rated      : Teen
genre     : shounen ai

# # # # #

daiki's pov

        cip cip cip.........

        "ngggggg....jam berapa sekarang??"

        Aku raih jam wekker miliku. "sudah jam 7" kukibaskan selimut milikku. Merenggangkan tubuhku agar lebih nyaman. Ku dekati jendela di kamarku. "hmp..........harum bunga sakura yang sedang mekar membuatku nyaman"

        Kutatap dengan bingung suasana di depan rumahku. "kenapa banyak orang berkerumun di depan rumahku??"

        1 detik........2 detik....3 detik........ "KENAPA ADA MOBIL LIMOUSIN DI DEPAN RUMAHKU"

        drap drap drap drap.....BRAKKKKKKKKKK#

        "huaaaa \(OAO)/" ---- "okaa-chan..kau membuatku jantungan" aku mengelus-elus dadaku. "ada apa sih tiba-tiba membuka pintu kamarku seperti itu?? bagaimana kalau aku sedang ganti baju" ucapku dengan ketus. " itu kenapa ada mo......."

        "itu tidak penting...itu itu itu" okaa-chan berbicara dengan terbata-bata sambil menunjuk ke belakang dengan gugup.

        "ada apa??" akupun pergi ke bawah dengan wajah kebingungan. Apa aku mendapatkan mobil limousin atau ada pejabat datang ke rumahku.

         "AKHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH" teriakku dengan keras.

        "hai (^O^)/ ohayou dai-chan" ucapnya sambil tersenyum baka khas dia. lalu apa-apaan tadi?? dia memanggil nama kecilku dengan embel-embel chan di belakangnya.

        "kenapa kau tidak bilang kalau kau punya teman orang kaya seperti takaki-kun ini" ucap okaa-chan sambil menepuk-nepuk kepalaku.

        "teman??? bukan okaa-chan orang ini"

        "takaki yuya desu. boku wa daiki no tomodachi...... yoroshiku" takaki-sama memotong ucapanku dan membungkuk dengan sopan pada okaa-chan.

        "huaaaa..okaa-chan bangga padamu daiki. punya sahabat sudah tampan, kaya, dan sopan. tetangga kita pasti iri melihatnya hohohohoho" (-_-) okaachan...

        Ia tersenyum padaku yang justru membuatku begidik ketakutan. Entah rencana apa lagi yang ia lakukan padaku. ia menepuk-nepuk sofa menyuruhku duduk di sampingnya. "tenanglah aku tidak akan menggigit....."ucapnya. pelan-pelan aku menghampirinya dan duduk disampingnya. ku beri jarak 25cm agar tidak terlalu dekat.

        "kenapa anda mengaku temanku...??" bisikku padanya.

        "berhentilah berbicara formal seperti itu. bukankah kita teman dai-chan (^U^)_// " ia merangkulku. dan menepuk-nepuk kepalaku dengan keras.

    "direktur modus" (-_-) ucapku dalam hati.

        "takaki-kun ibu ambilkan minum. kau ingin minum apa??"

        "tidak usah.....aku tidak akan lama berada di sini" aku menhela nafas lega.

        "kalau begitu pulanglah, bukankah takaki-kun banyak pekerjaan" aku mengusirnya dengan halus.

        "tidak juga, aku sedang senggang" ucapnya dengan santai. " bolehkan aku meminjam dai-chan??" aku terkejut mendengar ucapannya.

        "silahkan   _/////////////_ " okaachan apa-apaan itu. ingat tou-chan yang berada di kamar....kenapa wajahmu memerah seperti itu melihat senyuman seorang setan cilik seperti takaki-sama.

        "okaa-chan aku yang diitanya kenapa malah okaa-chan yang jawab" aku protes pada okaa-chan. "bukankah hari ini kita sekeluarga pergi ke rumah jii-chan" aku mengedip-ngedipkan mata pada okaa-chan agar mengerti.

        "kenapa dengan matamu daiki??" tanya okaa-chan dengan wajah polos. kenapa okaa-chan tidak mengerti maksudku.

        "sepertinya waktunya semakin sempit" --- "maaf kalau aku terpaksa membawamu pergi dengan cara tidak biasa.

        "hah??" --- "..huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" aku berteriak. "ke..kenapa kau mengangkatku seperti karung beras??" protesku. Tapi takaki-sama mengacuhkan teriakanku.

        "bye bye honey...." takaki-sama dengan santainya memberi kiss bye pada okaa-chan.

        "okaa-chan tatsuketekudasai....anakmu yang kece ini di culik" aku merengek seperti bocah 10tahun.

        "jangan lupa bawa oleh-oleh untuk okaa-chan" okaachan hanya melambaikan tangannya dan tersenyum.

        "nani are......" -- "turunkan aku...." aku menggeliat di pundak takaki-sama. "anda akan di kira sebagai penculik"

        "jangan meronta seperti itu...aku kan tidak berbuat jahat dai-chan. lagipula mana ada yang percaya penculik terang-terangan seperti ini." takaki-sama tertawa licik.

        Semua orang menatapku aneh sekarang, aku hanya bisa berteriak meronta-ronta dan menutup majahku yang sudah merah seperti kepiting rebus. Dan dengan santainya dia melemparku ke dalam Limousin seperti bantal.

        "itteeeeeeeeeeee" aku mengaduh kesakitan, tidak sengaja kepalaku terpentok pintu mobil.

        BRAKKKKK

        "jalan" ucapnya pada supir. lalu menutup gorden agar sang supir tidak melihat kami berdua.

        "apaan sih kan sa........." dengan cepat aku mengambil botol minuman dan memasukannya kemulut takaki-sama.

        PLOK*

        "apaan ....aku kan tidak berbuat aneh-aneh"

        "aku sudah tau kebiasaan direktur yang senang sekali menciumku tiba-tiba" ucapku dengan bangga.

        "harusnya kau senang di cium pria tampan sepertiku" aku hanya bisa menyipitkan mataku. (-_-)

        "sudah ku bilang aku hanya mau berciuman dengan perempuan titik" ucapku tepat mengenai sasaran sepertinya. Takaki-sama terdiam. ia menundukan kepalanya. "dire.....

        "sepertinya aku mencium bau aneh"

        "hah??"

        "dai-chan kau bau..., kau belum mandi yak" teriaknya dan langsung menutup hidungnya.

        "ini gara-gara direktur yang tiba-tiba membawaku. aku belum mandi dan makan pagi. Lagipula ini hari aku ingin sepuas-puasnya tidur"

        "untuk hari ini aku perlu bantuanmu, dan hari ini panggil aku yuya, jangan sekali-sekali memanggilku direktur" aku mengerutkan keningku. "Tenang saja....aku akan membayarmu di muka setelah kau selesai menemaniku. Anggap kau sedang kerja sampingan" ucapnya dengan santai.

        "enak sekali orang berduit seperti direktur. Bisa menyuruh dan mengatur orang dengan seenaknya hanya dengan uang" sindirku padanya.

        "tidak juga...buktinya aku tidak bisa membeli hati seseorang" ucapannya kali ini membuatku terkejut. Tapi apa dia sedang mulai menggodaku. Semakin lama, aku semakin tidak mengerti sifatnya.

        CEKLEK#
     
        "kita sudah sampai...."

      "tunggu...direktur...aku belum mandi..kau yakin akan membawaku yang masih memakai piyama seperti ini??" aku kelabakan,

        "aku lupa" ucapnya dengan santai. "ganti saja di mobil ini. aku sudah siapkan baju. kau ganti saja, itu ada di dalam kantong belanjaan yang baru ku beli tadi" aku melihat kemana tangannya menunjuk. akupun meraih bungkusan itu. "kenapa anda masih di dalam mobil??" tanyaku dengan curiga.

        "kita kan sama-sama laki-laki. Tak masalah bukan aku melihatmu berganti" ucapnya dengan wajah mesum.

        "dame......aku tidak mau sampai di lihat oleh direktur mesum sepertimu" ucapku dengan ketus.

        "haik haik haik...." iapun menuruti ucapanku dan pergi keluar dari mobil.

         kubuka pelan-pelan jendela mobil. "anda benar-benar mengerjaiku" aku memonyongkan bibirku.

        "apa maksudmu??" takaki-sama berpura-pura tidak mengerti maksudku. Karena kesal akupun keluar mobil.

        "kenapa anda menyiapkan sebuah gaun perempuan" protesku.

        "kau manis sekali dai-channn...tunggu pakailah jepit ini, kau terlihat semakin cantik" ucapnya dengan wajah sumringah.

        "berhentilah mengerjaiku . aku mau pulang" ucapku dengan marah. Dan mengambil piyamaku.

        "memang kau tahu jalan pulang" akupun menghentikan langkahku. dan pelan-pelan berputar menatap takaki-sama.

        "direktur benar-benar membuatku seperti mainan" rengekku dengan pasrah.

        "sudah kubilang aku tertarik padamu. Berhentilah berpikiran aneh tentangku. ikuzzzzzzoooo" ia menarik tanganku.

        "haik haik..." kenapa aku menjadi penurut sih. "ini dimana direktur??" tanyaku dengan bingung.

        "yuyan....wakarimashitaka" ucapnya.

        "baik YU-YAN" ucapku dengan manis. dan ketika ia berbalik, aku hanya bisa berkomat-kamit dibelakangnya.

        Aneh rumah siapa ini?? heee...mungkinkah rumah takaki-sama?? tapi untuk apa dia mengajakku ke rumahnya. Terlihat seorang pelayan wanita tua bersama seorang anak perempuan cantik keluar dari rumah. Dan ketika melihat kita berdua yang baru datang gadis itu berlari kearah kita berdua.

        "siapa gadis itu??" bisikku padanya.

        "kau juga akan tahu" bisiknya padaku.

        "yuya-kun.....kenapa hari minggu keluar rumah, aku menunggumu lama sekali" ucap gadis itu.

        "ooo" ucap takaki-sama dengan singkat.

        "siapa gadis yang yuya-kun bawa???" tanyanya dengan menatapku sinis.

        "maaf sebelumnya aku ini bukan......

        "boku no koibito"

        "heeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee" aku dan gadis itu berteriak bersama-sama seperti paduan suara.

        "ini pasti bohong.......gadis pendek dan bulat itu tidak mungkin pacarmu" teriaknya.

        Enak sekali gadis itu menjelek-jelekanku yang lucu ini. sebenarnya apa yang terjadi sih.

        "aku akan menemui ayah....dan bilang bahwa kita tidak bisa melakukan perjodohan" ucap takaki-sama.

        perjodohan katanya tadi??

        huaa..yabai yabai...bagaimana kalau takaki-sama menolak perjodohan itu menggunakanku sebagai tamengnya. hueaeaeaea,,,,,,,,,bagaimana ini?? pikiranku bercampur aduk sekarang. Apalagi gadis itu mulai menangis dan menatapku seperti mau memakanku bulat-bulat. dan gadis itupun berlari masuk ke dalam rumah.

        "ikouuuu" ucapnya,

       "aku mau pulangggg" rengekku.

       "untuk kali ini aku benar-benar minta tolong" -- "aku tak bisa menikahi gadis itu maupun gadis lainnya"

       "apa karena anda,,,,,,,,

      "kalau kau mengerti masuklah. dan bantu aku"

+++TBC++++

Comments

( 5 comments — Leave a comment )
reira_arioka
Apr. 20th, 2013 04:23 pm (UTC)
Oaaaaa~hahahaha...
itu daichan pake baju ceweeeeek XD
pengen lihaaaat XD

ngakak pas bagian daichan masukin botol ke mulut Yuuyan XD
hahahaha...

next chappie please XD
niya_yuuchan
Apr. 21st, 2013 10:21 am (UTC)
wkwkwkwkwkwkkwkwk


entah dpt ide dr mn bisa kepikiran dai pk baju cewek .....tp emang lucu dai pk cewek\(/////////A////////)/

otak niya mulai eror XD
yaotomeshinju
Apr. 21st, 2013 01:54 am (UTC)
Dressnya Dichan yg bentuknya gimana mak?? Lolitakaha? dia pake wig ngga? *u*
lanjut mak lanjut! ><)/
niya_yuuchan
Apr. 21st, 2013 10:26 am (UTC)
d otak mak sih lolita warna pink putih
>///////
fiidaichan
May. 12th, 2013 12:03 pm (UTC)
YAKIN DAH!! TUH OKAA SAN NYA DAICHAAN PASTI EMAAAKKK!! XDD KELIATAN MODUS NYAA #PLAK! XDD
( 5 comments — Leave a comment )